Search This Blog

Friday, 20 September 2013

METODE SIDIK JARI TANGAN & KAKI

Sidik jari ( fingerprint ) merupakan hasil reproduksi tapak jari baik yang sengaja diambil, dicapkan dengan menggunakan tinta, maupun bekas yang ditinggalkan pada benda karena benda tersebut pernah tersentuh kulit telapak tangan atau kaki. Kulit telapak adalah kulit pada bagian telapak tangan mulai dari pangkal pergelangan sampai kesemua ujung jari, dan kulit bagian dari telapak kaki mulai dari tumit sampai ke ujung jari yang mana pada daerah tersebut terdapat garis-garis halus menonjol yang keluar satu sama lain yang dipisahkan oleh celah atau alur yang membentuk struktur tertentu.



Sidik jari merupakan identitas pribadi seseorang yang tak mungkin ada yang menyamainya atau nama yang hakiki atau sesungguhnya ada pada jari manusia yang tidak akan sama dimana tidak semua orang menyadarinya. Jika saja di dunia ini hidup 6 milyar orang, maka ada 6 milyar pola sidik jari pula yang ada dan belum ditemukan seseorang yang memiliki sidik jari yang sama dengan orang lain sekalipun mereka kembar satu keturunan.Karena keunikan nya tersebut, sidik jari dipakai atau digunakan oleh kepolisian dalam melakukan penyidikan sebuah kasus kejahatan / pidana, itulah sebabnya mengapa pada saat terjadi sebuah kasus kejahatan maka tempat kejadian perkara ( TKP ) akan di clear up / sterill kan dan dilarang bagi siapa saja yang tidak mempunyai kepentingan atau tugas untuk masuk karena ditakutkan akan merusak sidik jari penjahat yang mungkin tertinggal di barang bukti yang ada di TKP atau malah meninggalkan barang bukti yang tidak ada kaitan dengan kasus atau kejadian tersebut sehingga menyusahkan petugas Identifikasi/INAFIS dalam mencari barang bukti atau olah TKP. Ada beberapa jenis sidik jari pada manusia yaitu Whorl (lingkaran), Loop (sangkutan) dan Arch (busur), kemudian oleh para ahli dibagi lagi kedalam beberapa bentuk seperti Arch terdiri dari Plain Arch dan Tented Arch kemudian untuk Loop dibagi lagi menjadi Ulnair Loop dan Radial Loop sedangkan untuk Whorl dibagi lg menjadi Plain Whorl,Twinted Loop,Leteral Pocket Loop,Centeral Pocket Loop dan Accidental.



Adapun fungsinya adalah untuk memberi gaya gesek lebih besar agar jari dapat memegang benda-benda yang lebih erat dan kuat. Sidik jari manusia digunakan untuk keperluan identifikasi karena prinsip atau dalilnya adalah “ Tidak ada dua manusia yang memiliki sidik jari yang sama persis”. Hal ini mulai dilakukan pada akhir abad ke-19, sidik jari kaki bayi juga diambil di rumah sakit untuk identifikasi bayi. Ini bertujuan untuk mencegah tertukarnya bayi yang sering terjadi di rumah sakit.

Salah satu bukti petunjuk mengenai sidik jari adalah diketemukannya peninggalan dari orang-orang Indian prasejarah berupa sebuah lukisan kasar sidik jari pada sebuah batu karang di Nova Scotia. Selain itu diketemukannya sidik jari pada tanah liat yang diartikan sebagai segel atau materai dari surat jual beli dari zaman Dinasti Tang pada abad ke-8.



Keunggulan identifikasi sidik jari adalah mudah, tepat, Effisien, waktu yang cepat, biaya murah, alami, tidak ada yang sama walaupun kembar identik, tidak berubah dari lahir sampai mati, sulit dipalsukan, tidak duplikasi, dapat dirumus dan diadministrasikan. Salah satu bukti digunakannya sidik jari dalam pengungkapan kasus atau identifikasi terhadap jati diri seseorang yaitu pada kasus:

Jatuhnya pesawat
Kasus terorisme
Bencana banjir
Tanah longsor
Gunung meletus
Kasus Pencurian
Kasus pembunuhan
Dan Pemalsuan dokumen yang menggunakan sidik jari dll.
Penggunakan sidik jari telapak kaki sama halnya dengan sidik jari tangan yaitu untuk membedakan antara orang yang satu dengan yang lain. Dalam kasus pidana, sidik jari kaki biasa petugas temukan di beberapa TKP seperti kasus pencurian maupun pembunuhan atau kasus pidana lainnya.

Sidik jari kaki merupakan petunjuk bagi petugas identifikasi  bahwa di TKP tersebut, orang atau pelaku memang berada di tempat kejadian tersebut apakah itu dalam kasus pencurian maupun pembunuhan maupun kasus lainnya. Dari sidik kaki bisa dapat terlihat langsung apakah karena disebabkan oleh debu atau tanah dari luar yang dipijak oleh pelaku kemudian masuk dan  melakukan kejahatan atau sidik jari kaki biasa dapat terlihat langsung karena ada darah pada kasus pembunuhan yang tanpa sengaja dipijak oleh pelaku. Kalau diperhatikan sidik jari telapak kaki memiliki kemiripan bentuk pola seperti sidik jari pada jari tangan.


Metode yang dipakai menggunakan sidik jari telapak kaki harus memperhatikan yaitu ukuran besar telapak,ruas tiap-tiap jari telapak dan pokok lukisan pada telapak kaki tersebut antara yang ditemukan di TKP ( latent ) dengan orang yang kita curigai.



No comments:

Post a Comment